NGANJUK || BERITA KARYA
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Pendidikan Dasar (DIKDAS) Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pencarian bibit atlet berprestasi, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kejujuran, disiplin, serta keselamatan selama pelaksanaan kompetisi.
Dalam paparan sosialisasi O2SN DIKDAS 2026, penyelenggara menegaskan bahwa seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan administrasi maupun keabsahan identitas. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi tegas, termasuk diskualifikasi dan pemulangan peserta di luar tanggungan panitia.
Selain peserta, ketua kontingen yang terbukti terlibat dalam pemalsuan identitas juga akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan penyelenggaraan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga integritas serta kredibilitas kompetisi olahraga tingkat nasional.
Panitia juga memberikan perhatian serius terhadap aspek keamanan dan keselamatan. Seluruh peserta, pelatih, ofisial, hingga unsur pendukung diwajibkan mengutamakan keselamatan sejak masa persiapan, uji coba lapangan, hingga pertandingan berlangsung.
Setiap cabang olahraga diwajibkan menerapkan standar perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, termasuk penerapan sistem keamanan (fail-safe system) sebagai bagian dari standar penyelenggaraan.

Pemkot Kediri Gencarkan Sosialisasi Cukai, Ajak Masyarakat Perangi Peredaran Rokok Ilegal
Tak hanya mengejar kemenangan, O2SN 2026 juga mengedepankan nilai fair play. Selain penghargaan bagi juara di setiap cabang olahraga, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus Fair Play yang penilaiannya mencakup perilaku atlet, pelatih, ofisial, hingga suporter selama kompetisi berlangsung.
Untuk kategori prestasi, juara pertama akan memperoleh medali emas, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Juara kedua memperoleh medali perak, sedangkan juara ketiga menerima medali perunggu beserta piagam dan uang pembinaan. Peserta yang menempati peringkat IV hingga VIII tetap memperoleh piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Sementara itu, penentuan Juara Umum dilakukan berdasarkan akumulasi perolehan medali emas, perak, dan perunggu terbanyak pada jenjang DIKDAS, DIKMEN, maupun DIKSUS. Kontingen terbaik akan menerima piala bergilir serta piagam penghargaan.
Melalui penyelenggaraan O2SN 2026, diharapkan lahir generasi muda Indonesia yang tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan semangat kompetisi yang sehat.
